<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Premansholeh&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://premansholeh.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://premansholeh.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Jan 2010 12:27:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='premansholeh.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Premansholeh&#039;s Blog</title>
		<link>http://premansholeh.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://premansholeh.wordpress.com/osd.xml" title="Premansholeh&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://premansholeh.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Mengatasi Isu Salah Kiblat dengan Teknologi</title>
		<link>http://premansholeh.wordpress.com/2010/01/21/mengatasi-isu-salah-kiblat-dengan-teknologi/</link>
		<comments>http://premansholeh.wordpress.com/2010/01/21/mengatasi-isu-salah-kiblat-dengan-teknologi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 12:24:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>premansholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[ICT]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://premansholeh.wordpress.com/?p=77</guid>
		<description><![CDATA[Penulis: Heru Sutadi &#8211; detikinet Arah Kiblat dimana Ka&#8217;bah menjadi acuan arah ketika umat Islam melakukan ibadah shalat begitu penting dan menjadi syarat sahnya shalat. Isu ini dikabarkan ramai di Jawa Tengah, mengingat beberapa masjid diketahui bergeser dari arah seharusnya menghadap Ka’bah. Seperti Masjid Raya Baiturahman Semarang yang setelah ditelusuri ternyata kiblat bergeser 2 derajat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=premansholeh.wordpress.com&amp;blog=8160308&amp;post=77&amp;subd=premansholeh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Penulis: Heru Sutadi</strong> &#8211; detikinet</p>
<p>Arah Kiblat dimana Ka&#8217;bah menjadi acuan arah ketika umat Islam melakukan ibadah shalat begitu penting dan menjadi syarat sahnya shalat. Isu ini dikabarkan ramai di Jawa Tengah, mengingat beberapa masjid diketahui bergeser dari arah seharusnya menghadap Ka’bah.</p>
<p>Seperti Masjid Raya Baiturahman Semarang yang setelah ditelusuri ternyata kiblat bergeser 2 derajat nol menit 32,48 detik, kurang ke selatan dari arah seharusnya. Mengingat jarak Indonesia ke Ka’bah di Mekkah cukup jauh, meski dengan derajat pergeseran ‘kecil’ namun hal itu  membuat masjid ini berkiblat melenceng 214 kilometer dari Ka’bah.</p>
<p>Apakah temuan tersebut merupakan hal yang aneh? Tentu tidak. Bukan karena memang orang-orang tua kita dahulu ‘asal’ saja menentukan arah kiblat, namun perkembangan terkini dari teknologi informasi membuat posisi Ka’bah begitu juga dengan masjid yang ingin mengetahui arah kiblatnya dapat diketahui secara pasti. Perkembangan ini membuat cara-cara penentuan berdasar atau melalui benda alam seperti matahari maupun kompas biasa, menjadi tertinggal dan dirasa kurang tepat&#8211;kalau tak mau dibilang salah.</p>
<p>Namun, meski dirasa menjadi hal yang wajar, mengingat Ka’bah menjadi acuan arah dalam shalat, baiknya semua masjid melakukan penentuan ulang arah kiblat. Kejadian salah arah kiblat, diyakini bukan hanya terjadi di Jawa Tengah. Kesalahan ini mungkin saja terjadi di seluruh Indonesia mengingat cara-cara penentuan kiblat masa lalu adalah hampir sama, dan memang belum banyak yang benar-benar menggunakan pemanfaatan teknologi informasi (TI) dalam penentuan arah kiblat, mengingat ‘penemuan’ koordinat dari Ka’bah secara meluas juga baru setelah layanan seperti Google Earth diluncurkan.</p>
<p>Meski memang, tingkat melenceng antara masjid yang satu dengan masjid lainnya, bisa jadi tidak sama. Mungkin ini karena ada juga masjid yang sudah menggunakan pengukuran dengan kompas yang juga dilengkapi dengan petunjuk arah Kiblat. Namun, kompas dengan penunjuk arah kiblat itu lebih banyak hanya ditujukan dan digunakan di kota-kota besar saja, sehingga ketika untuk kota kecil bahkan kecamatan atau kelurahan/desa, biasanya menggunakan posisi kiblat dengan mengacu ke kota besar terdekat.</p>
<p><strong>Kiblat dan TI<br />
</strong><br />
Teknologi informasi begitu penting dewasa ini karena dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, dari mendapatkan informasi terkini, layanan pemerintahan secara elektronik, layanan bisnis sampai hal-hal keagamaan, termasuk dalam hal penentuan kiblat. Dua hal perkembangan yang cukup signifikan terjadi adalah pemanfaatan <em>Global Positioning System</em> (GPS) dan hadirnya layanan Google Earth.</p>
<p>GPS ditemukan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat dan Ivan Getting yang merupakan sistem satelit navigasi, yang utamanya didesain untuk naviasi. Saat ini GPS juga menonjol sebagai perangkat waktu<em> (timing). </em>Dengan 18 satelit, dimana masing-masing ada enam dalam tiga orbit angka dengan jarak  120º, dan stasiun bumi, membentuk GPS awal.</p>
<p>GPS menggunakan”bintang buatan manusia” atau satelit sebagai titik referensi menghitung posisi geografis, dengan akurasi dalam meter. Dalam kenyataannya, dengan bentuk GPS yang lebih maju&#8211;sejak 1994 menggunakan 24 satelit, pengukuran dapat menjadi lebih baik hingga dalam sentimeter. GPS telah digunakan dalam banyak keperluan, ’penuntun’ arah transportasi darat, laut maupun udara maupun mengukur ketinggian sebuah gunung, misalnya.</p>
<p>Dengan dilengkapi peta digital, GPS yang dipasang di mobil bahkan telepon seluler cerdas <em>(smartphone) </em>dapat digunakan untuk mencari jalan ke suatu tempat, bahkan jalan tikus, mencari keberadaan mobil ketika dicuri, sementara smarthphone bisa menentukan posisi ketika aplikasi <em>twitter.com </em>dipakai, bahkan ketika mengambil gambar dengan kamera yang tersedia di smarthone tersebut, koordinat lokasi tersimpan dalam file foto yang diambil nantinya.</p>
<p>Sementara Google Earth, besutan aplikasi dari Google yang dikenal sebagai mesin pencarian,  merupakan sebuah program pemetaan interaktif yang disediakan oleh satelit dan fotografi udara yang mencakup keseluruhan planet Bumi. Google Earth dianggap sangat akurat karena dapat menggambarkan posisi gunung, gedung, rumah, termasuk masjid hingga sedekat-dekatnya.</p>
<p>Dan yang paling unik adalah aplikasi ini bersifat gratis, sehingga bisa diakses siapa saja dengan mudahnya untuk mencari lokasi yang diinginkan. Meski memang, ada layanan berbayar untuk fungsi tambahan dari layanan, tapi yang gratis pun dirasa sudah amat sangat cukup.  Basis layanan Google ini juga dimanfaatkan beberapa situs internet semisal Qibla Locator.</p>
<p>Dengan GPS dan dipermudah Google Earth-<em>lah,</em> posisi Ka’bah di Mekkah, Arab Saudi, kini dengan mudahnya dijejak. Seperti ditunjukkan dari Goole Earth, koordinat letak Ka’bah adalah 21º 25′ 21.05” Lintang Utara dan 39º 49’ 34.31” Bujur Timur. Koordinat inilah yang memudahkan untuk melihat apakah posisi kiblat masjid yang ada di Indonesia sekarang ini melenceng atau tidak.</p>
<p>Cara sederhana yang digunakan apakah terjadi deviasi atau tidak arah kiblat masjid yang ada di Indonesia adalah dengan menarik garis dari titik sentral Ka’bah ke masjid yang akan kita uji. Namun, pengujian ini adalah indikasi awal apakah kiblat melenceng atau tidak.</p>
<p>Disebut indikasi awal karena pengujian dilakukan terhadap posisi masjid, yang umumnya adalah persegi empat dimana titik tengah dari keempat sisi bangunan itulah yang dijadikan titik uji, bukan keadaan posisi menghadap kiblat ketika shalat sesungguhnya dilakukan. Hal ini karena secara kebiasaan, masjid dibangun menghadap ke arah kiblat.</p>
<p>Dengan cara tersebut, misalnya kita bisa menguji bagaimana dengan posisi kiblat dari Masjid Istiqlal, Jakarta. Dari koordinat tengah Masjid ini 6º 10′ 10.01” Lintang Selatan  dan 106º 49’ 53.30” Bujur Timur diketahui bahwa jarak masjid ini dengan Ka’bah adalah 7.910 km. Dan dari penarikan garis, Masjid Istiqlal dapat dinyatakan lurus berkiblat ke Ka’bah.</p>
<p>Masjid lain yang coba diuji adalah Masjid Kubah Emas, di Depok. Dengan melihat titik tengah dari bangunan yang terletak pada koordinat 6º 23′ 03.36” Lintang Selatan  dan 106º 46’ 18.94” Bujur Timur dapat diketahui bahwa ada kemiringan sudut sekitar 8º.</p>
<p>Kemiringan juga terjadi pada Masjid Baiturrahim yang terletak di kompleks Istana Negara. Berdasar koordinat titik tengah bangunan 6º 10′ 11.95” Lintang Selatan  dan 106º 49’ 22.86” ada sekitar 30º pergeseran.  Sehingga, arah kiblat yang dituju bukanlah Ka’bah di Arab Saudi melainkan ke Afrika.</p>
<p>Dari indikasi awal, untuk memastikan apakah masjid Anda benar-benar melenceng atau tidak, dan ke mana arah kiblat seharusnya, dapat dipakai perangkat GPS. Setelah  memasukkan koordinat Ka’bah, pengukuran dapat dilakukan di luar bangunan masjid (karena GPS harus mendapatkan sinyal dari satelit) di depan posisi imam biasanya berada, dapat dijejak ke mana arah kiblat seharusnya. Sebab dengan fasilitas yang ada, arah kiblat langsung dapat ditunjukkan dengan arah panah di perangkat GPS yang kita pakai.</p>
<p>Meskipun, dalam indikasi awal ada kemiringan, karena berdasar posisi bangunan masjid, mungkin saja, dalam shalat arah kiblat sudah diluruskan. Sebab, urusan geser-menggeser arah kiblat ini sesungguhnya bukan urusan besar, dimana bangunan harus diubah arahnya, melainkan dapat menggeser sajadah menghadap arah kiblat seharusnya. Sehingga, isu salah kiblat dapat disikapi dengan tenang, melakukan pengecekan dan perbaikan, dengan cara mudah, yaitu memanfaatkan teknologi informasi.</p>
<p><em>*Heru Sutadi. Pengamat Teknologi Informasi. Blog: http://hsutadi.blogspot.com dan dapat dihubungi melalui email di herusutadi@hotmail.com</em></p>
<p><em>source:</em>http://www.detikinet.com/read/2010/01/20/090308/1282087/328/mengatasi-isu-salah-kiblat-dengan-teknologi</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/premansholeh.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/premansholeh.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/premansholeh.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/premansholeh.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/premansholeh.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/premansholeh.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/premansholeh.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/premansholeh.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/premansholeh.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/premansholeh.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/premansholeh.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/premansholeh.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/premansholeh.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/premansholeh.wordpress.com/77/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=premansholeh.wordpress.com&amp;blog=8160308&amp;post=77&amp;subd=premansholeh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://premansholeh.wordpress.com/2010/01/21/mengatasi-isu-salah-kiblat-dengan-teknologi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/65eceb8695586b749dff04938cd96ec4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">premansholeh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pelanggan BlackBerry Telkomsel Tumbuh 600%</title>
		<link>http://premansholeh.wordpress.com/2010/01/21/pelanggan-blackberry-telkomsel-tumbuh-600/</link>
		<comments>http://premansholeh.wordpress.com/2010/01/21/pelanggan-blackberry-telkomsel-tumbuh-600/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 12:17:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>premansholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mobile Tehnology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://premansholeh.wordpress.com/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta &#8211; Telkomsel mencatatkan rata-rata pertumbuhan 19.000 pelanggan BlackBerry setiap bulannya. Dengan tingkat pertumbuhan 600%, operator seluler itu kini telah memiliki 260.000 pelanggan BlackBerry. &#8220;Pada tahun 2009 kami mencatat pertumbuhan jumlah pelanggan BlackBerry yang fantastis, yakni meningkat lebih dari 600% dibandingkan jumlah pelanggan pada akhir tahun 2008,&#8221; ujar VP Product Lifecycle Management Telkomsel Rachel Goh, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=premansholeh.wordpress.com&amp;blog=8160308&amp;post=73&amp;subd=premansholeh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Telkomsel mencatatkan rata-rata pertumbuhan 19.000 pelanggan BlackBerry setiap bulannya. Dengan tingkat pertumbuhan 600%, operator seluler itu kini telah memiliki 260.000 pelanggan BlackBerry.</p>
<p>&#8220;Pada tahun 2009 kami mencatat pertumbuhan jumlah pelanggan BlackBerry yang fantastis, yakni meningkat lebih dari 600% dibandingkan jumlah pelanggan pada akhir tahun 2008,&#8221; ujar VP Product Lifecycle Management Telkomsel Rachel Goh, di Jakarta, Kamis (21/1/2010).</p>
<p>Menurut dia, pencapaian itu tak lain berkat inovasi yang dilakukan perusahaannya dalam memperkenalkan metode aktivasi langganan yang bisa diakses melalui user menu browser *303# di perangkat ponsel BlackBerry Telkomsel.</p>
<p>source: http://www.detikinet.com/read/2010/01/21/161349/1283489/328/pelanggan-blackberry-telkomsel-tumbuh-600</p>
<p>Pesatnya pertumbuhan jumlah pelanggan BlackBerry Telkomsel, kata Rachel, juga didorong oleh upaya untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan akan solusi layanan mobile lifestyle yang mendukung aktivitas sehari-hari, seperti email, chatting, dan social networking.</p>
<p>&#8220;Tingginya kepercayaan masyarakat memacu kami untuk menyediakan layanan terbaik dengan berbagai pilihan paket terlengkap dengan tarif mulai dari Rp 2000. Kami harap dengan harga yang semakin terjangkau makin banyak yang dapat menikmati layanan BlackBerry kami,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Tarif Rp 2000 yang disebutkan Rachel merupakan paket langganan harian BlackBerry Lifestyle Telkomsel untuk layanan unlimited chatting dan social networking.</p>
<p>Di samping paket harian, ada pula paket mingguan Rp 15.000 dan paket bulanan pertama Rp 45.000. Namun di bulan berikutnya, tarif langganan naik menjadi Rp 60.000 per bulan.</p>
<p>&#8220;Kini pelanggan kami selain dapat menikmati kemudahan paket BlackBerry Lifestyle, juga paket BlackBerry Business, dan BlackBerry Unlimited dengan diskon hingga 40% yang berlaku hingga 31 Maret 2010,&#8221; pungkas Rachel.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/premansholeh.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/premansholeh.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/premansholeh.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/premansholeh.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/premansholeh.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/premansholeh.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/premansholeh.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/premansholeh.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/premansholeh.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/premansholeh.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/premansholeh.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/premansholeh.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/premansholeh.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/premansholeh.wordpress.com/73/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=premansholeh.wordpress.com&amp;blog=8160308&amp;post=73&amp;subd=premansholeh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://premansholeh.wordpress.com/2010/01/21/pelanggan-blackberry-telkomsel-tumbuh-600/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/65eceb8695586b749dff04938cd96ec4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">premansholeh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Motivasi Juga Penentu Nasib</title>
		<link>http://premansholeh.wordpress.com/2010/01/21/motivasi-juga-penentu-nasib/</link>
		<comments>http://premansholeh.wordpress.com/2010/01/21/motivasi-juga-penentu-nasib/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 06:12:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>premansholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://premansholeh.wordpress.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Di zaman dahulu ada seorang Jendral dari negeri Tiongkok kuno yang mendapat tugas untuk memimpin pasukan melawan musuh yang jumlahnya sepuluh kali lipat lebih banyak. Mendengar kondisi musuh yang tak seimbang, seluruh prajuritnya gentar kalau-kalau akan menderita kekalahan. Dalam perjalanan menuju medan perang, Jendral itu berhenti di sebuah altar vihara. Ia sembahyang dan berdoa meminta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=premansholeh.wordpress.com&amp;blog=8160308&amp;post=69&amp;subd=premansholeh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di zaman dahulu ada seorang Jendral dari negeri Tiongkok kuno yang mendapat tugas untuk memimpin pasukan melawan musuh yang jumlahnya sepuluh kali lipat lebih banyak. Mendengar kondisi musuh yang tak seimbang, seluruh prajuritnya gentar kalau-kalau akan menderita kekalahan.</p>
<p>Dalam perjalanan menuju medan perang, Jendral itu berhenti di sebuah altar vihara. Ia sembahyang dan berdoa meminta petunjuk para dewa. Sedangkan prajuritnya menanti di luar vihara dengan harap-harap cemas. Tak lama kemudian, sang Jendral keluar dari vihara.</p>
<p>Ia berteriak pada seluruh pasukannya, “Kita telah mendapat petunjuk dari<br />
langit.”</p>
<p>Lalu ia mengeluarkan koin emas simbol kerajaan dari sakunya.</p>
<p>Sambil mengacungkan koin itu ke udara ia berkata, “Sekarang, kita lihat apa kata nasib. Mari kita adakan toss. Bila kepala yang muncul, maka kita akan menang. Tapi bila ekor yang muncul, kita akan kalah. Hidup kita tergantung pada nasib.”</p>
<p>Jendral lalu melempar koin emas itu ke udara. Koin emas pun berputar-putar di udara. Lalu jatuh berguling-guling di tanah. Seluruh pasukan mengamati apa yang muncul. Setelah agak lama menggelinding ke sana-kemari, koin itu terhenti. Dan yang muncul adalah KEPALA.</p>
<p>Kontan seluruh pasukan berteriak kesenangan. “Hore..! Kita akan menang. Nasib berpihak pada kita, Ayo serbu dan hancurkan musuh. Kemenangan telah pasti.”</p>
<p>Dengan penuh semangat Jendral dan pasukan itu bergerak menuju medan perang. Pertempuran berlangsung dengan sengit. Ternyata dengan keyakinan dan tekad yang membaja akhirnya musuh yang tak terhingga banyaknya dapat dikalahkan. Jendral dan seluruh pasukannya betul-betul senang.</p>
<p>Seorang prajurit berkata, “Sudah kehendak langit, maka tak ada yang bisa mengubah nasib.”</p>
<p>Sesampai di ibu kota mereka disambut meriah oleh seluruh penduduk. Raja pun terkagum-kagum mendengar kisah peperangan yang dashyat itu. Beliau bertanya pada sang Jendral bagaimana ia mampu mengobarkan semangat pasukannya hingga begitu gagah berani.</p>
<p>Sang Jendral kemudian menyerahkan koin emasnya pada Raja sambil berkata, “Paduka, inilah yang memberikan mereka nasib baik.”</p>
<p>Raja menerima dan mengamati koin emas itu yang ternyata kedua sisinya<br />
bergambar: KEPALA..!</p>
<p>Renungan:</p>
<p>Tuhan adalah adil, dan tidak ada orang yang dikecualikan. Yang bisa menolong dirimu adalah dirimu sendiri.</p>
<p>(adapted from The Book of ZEN &#8211; Freedom of The Mind” – Tsai Chih Chung)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/premansholeh.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/premansholeh.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/premansholeh.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/premansholeh.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/premansholeh.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/premansholeh.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/premansholeh.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/premansholeh.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/premansholeh.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/premansholeh.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/premansholeh.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/premansholeh.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/premansholeh.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/premansholeh.wordpress.com/69/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=premansholeh.wordpress.com&amp;blog=8160308&amp;post=69&amp;subd=premansholeh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://premansholeh.wordpress.com/2010/01/21/motivasi-juga-penentu-nasib/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/65eceb8695586b749dff04938cd96ec4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">premansholeh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Entrepreneurship Kunci Kemajuan Bangsa</title>
		<link>http://premansholeh.wordpress.com/2009/08/28/entrepreneurship-kunci-kemajuan-bangsa/</link>
		<comments>http://premansholeh.wordpress.com/2009/08/28/entrepreneurship-kunci-kemajuan-bangsa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2009 15:48:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>premansholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://premansholeh.wordpress.com/?p=65</guid>
		<description><![CDATA[TANGERANG, Investor Daily Kunci kemajuan suatu bangsa terletak pada tumbuh kembangnya jiwa kewirausahaan (entrepreneuship)  warga dan pemerintahnya. Sejarah membuktikan bangsa-bangsa yang menumbuhkembangkan jiwa entrepreneurship berada pada barisan terdepan peradaban dunia. Hal tersebut diutarakan praktisi pendidikan dan pengusaha nasional James T Riady di hadapan sekitar 200 alumni Universitas Pelita Harapan (UPH) di Kampus Global UPH, Lippo [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=premansholeh.wordpress.com&amp;blog=8160308&amp;post=65&amp;subd=premansholeh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span><strong>TANGERANG, Investor Daily</strong></span><span style="font-size:10pt;"><br />
Kunci kemajuan suatu bangsa terletak pada tumbuh kembangnya jiwa kewirausahaan (<em>entrepreneuship</em>)  warga dan pemerintahnya. Sejarah membuktikan bangsa-bangsa yang menumbuhkembangkan jiwa <em>entrepreneurship</em> berada pada barisan terdepan peradaban dunia.</span></p>
<div style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">Hal tersebut diutarakan praktisi pendidikan dan pengusaha nasional James T Riady di hadapan sekitar 200 alumni Universitas Pelita Harapan (UPH) di Kampus Global UPH, Lippo Karawaci, Tangerang, Banten, Minggu (22/7). “Jiwa <em>entrepreneurship</em> ini yang akan memajukan suatu bangsa,” ujar James.</p>
<p></span></div>
<div style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">Pada pertemuan  bertajuk <em>Entrepreneurship dan Profesionalisme</em> itu, James mengatakan, warga masyarakat yang berjiwa <em>entrepreneurship</em> akan meningkatkan produktivitas dan memberi kontribusi besar bagi perekonomian bangsa. “Mereka akan terus menciptakan suatu nilai tambah,” ucapnya.</p>
<p></span></div>
<div style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">Meski demikian, menurut dia, harus digarisbawahi bahwa untuk menjadi <em>entrepreneur</em> sejati bukan perkara mudah. Untuk menjadi seorang pengusaha tidak membutuhkan syarat-syarat formal. Semua strata pendidikan dan sosial punya peluang yang sama untuk menjadi pengusaha.<br />
 </span></div>
<div style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">Namun,  untuk menjadi pengusaha sukses, itu yang sulit. Ini yang membedakan antara pengusaha dan profesional,” tuturnya.</p>
<p></span></div>
<div style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">Sebaliknya,  kata James Riady, syarat menjadi seorang profesional  tidak gampang karena harus punya gelar tertentu. Namun, tanggungjawab seorang pengusaha jauh lebih berat dibandingkan seorang profesional. Itu dikarenakan pengusaha selalu dituntut  berani mengambil risiko. “Karena akan ada hal-hal baru yang bisa dikembangkan,” tegas James.  </p>
<p></span></div>
<div style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">Dalam pandangannya, James menilai masyarakat Indonesia semakin sadar terhadap pentingnya jiwa <em>entrepreneurship</em>. Itu terlihat pada pesatnya pertumbuhan usaha kecil menengah (UKM) setelah negara ini didera krisis 1998. </span><span style="font-size:10pt;">“Kalau Anda melihat di sepanjang jalan dari Jakarta sampai Bogor, UKM muncul dimana-mana. Jadi,  saya tidak setuju kalau dibilang UKM tidak bangkit,” paparnya.</p>
<p></span></div>
<div style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">Menyinggung  profesionalisme, James menantang para alumni UPH  kembali memikirkan makna terminologi tersebut. Soalnya, tidak sedikit usaha-usaha besar yang mendengung-dengungkan dan menerapkan profesionalisme justru satu per satu bertumbangan  saat krisis melanda bangsa ini.</p>
<p></span></div>
<div style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">Menurut James Riady, dalam kondisi krisis semacam ini,  perbedaan antara <em>entrepreneur</em> dan profesional akan mencolok. <em>Entrepreneur</em> akan mampu bertahan  saat krisis. Mereka bergerak dinamis meski didera  permasalahan dan keterbatasan modal.</p>
<p></span></div>
<div style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">Dia mencontohkan bagaimana Bank Perniagaan yang menjadi cikal bakal Bank Lippo memulai usahanya. Meski di tengah keterbatasan, Bank Perniagaan berani mengayuh bisnisnya.”Coba Anda bayangkan, dulu nasabahnya hanya 10 ribu, sekarang menjadi 3,6 juta,” ujar James. </span></div>
<div style="margin:0;"> </div>
<div style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;">Motivasi Harus Benar</p>
<p></span></strong></div>
<div style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">Pada bagian lain, James mengingatkan agar alumni UPH tidak terjebak dalam pengejaran materi yang liar dan berpusat pada diri sendiri (<em>self-center</em>). Kehancuran bisnis dan kehidupan pribadi banyak <em>entrepreneur</em> dikarenakan absennya motivasi yang sejati. Motivasi utama seorang <em>entrepreneur</em> adalah harus bermoral dan memuliakan penciptanya.</p>
<p></span></div>
<div style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">Menurut James Riady, persoalan ini sangat serius. Bangsa ini sudah dipertontonkan  krisis di semua lini yang merupakan imbas dari hilangnya modal utama seorang <em>entrepreneur</em>,  yakni kepercayaan dan etika. “Kenyataannya  memang banyak orang orang semakin kaya dan menumpuk aset, namun di sisi lain orang itu semakin kehilangan modal dan reputasi,” tandasnya.</p>
<p></span></div>
<div style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">James juga menitip pesan agar alumni-alumni UPH mengembangkan talenta mereka. Namun,  faktor pendorong yang tidak kalah penting adalah setiap alumni harus memiliki beban. “<em>Entrepreneurship</em> merupakan hal besar. Kita harus  berani mulai dari hal-hal kecil,  yaitu mengembangkan talenta dan memiliki beban untuk melakukan yang terbaik bagi Tuhan dan sesama manusia,” ucapnya.</p>
<p></span></div>
<p><span style="font-size:10pt;">Alumni UPH, kata dia,  diharapkan mampu menjadi pengusaha atau profesional yang peduli terhadap kemiskinan dan penderitaan yang dialami  lingkungannya sesama anak bangsa lainnya. “Jangan sampai Anda semakin kaya tetapi makin tidak peduli pada sesama manusia dan kondisi bangsamu,” tandas James. <strong>(rav)<br />
<a href="http://www.investorindonesia.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=35685&amp;Itemid">http://www.investorindonesia.com/</a></strong></span><span style="font-size:10pt;"><strong></strong></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/premansholeh.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/premansholeh.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/premansholeh.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/premansholeh.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/premansholeh.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/premansholeh.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/premansholeh.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/premansholeh.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/premansholeh.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/premansholeh.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/premansholeh.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/premansholeh.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/premansholeh.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/premansholeh.wordpress.com/65/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=premansholeh.wordpress.com&amp;blog=8160308&amp;post=65&amp;subd=premansholeh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://premansholeh.wordpress.com/2009/08/28/entrepreneurship-kunci-kemajuan-bangsa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/65eceb8695586b749dff04938cd96ec4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">premansholeh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Zahir Internasional dan Universitas Siap Cetak Pengusaha</title>
		<link>http://premansholeh.wordpress.com/2009/08/28/zahir-internasional-dan-universitas-siap-cetak-pengusaha/</link>
		<comments>http://premansholeh.wordpress.com/2009/08/28/zahir-internasional-dan-universitas-siap-cetak-pengusaha/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2009 15:46:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>premansholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://premansholeh.wordpress.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, investor indonesia PT Zahir Internasional, perusahaan perangkat lunak akuntansi yang dikenal dengan nama &#8220;Zahir Accounting&#8221; bekerja sama dengan universitas di Indonesia siap untuk mencetak pengusaha baru dengan memberi pelatihan bisnis. &#8220;Kami menyadari Indonesia masih membutuhkan jutaan pengusaha baru untuk itu kami akan memberi pelatihan akuntansi berikut laboratorium,&#8221; kata Direktur PT Zahir Internasional, Muhammad Ismail [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=premansholeh.wordpress.com&amp;blog=8160308&amp;post=63&amp;subd=premansholeh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA, investor indonesia PT Zahir Internasional, perusahaan perangkat lunak akuntansi yang dikenal dengan nama &#8220;Zahir Accounting&#8221; bekerja sama dengan universitas di Indonesia siap untuk mencetak pengusaha baru dengan memberi pelatihan bisnis.</p>
<p>&#8220;Kami menyadari Indonesia masih membutuhkan jutaan pengusaha baru untuk itu kami akan memberi pelatihan akuntansi berikut laboratorium,&#8221; kata Direktur PT Zahir Internasional, Muhammad Ismail Thalib di Jakarta, Jumat.</p>
<p>Program ini, ujarnya, dapat diikuti para calon pebisnis maupun mereka yang baru memulai berbisnis. Mereka juga diberi kesempatan menjadi mitra atau reseller Zahir. &#8220;Terhadap para pengusaha yang bisnisnya sudah berjalan, Zahir siap membantu mereka dalam membuat pembukuan yang baik dan realtime dengan menggunakan Zahir Accounting. Baik sistem jual putus maupun sistem sewa yang kami sebut Zahir Merdeka,&#8221; papar Muhammad.</p>
<p>Sebelumnya, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Erwin Aksa mengatakan untuk dapat bersaing dengan perekonomian negara-negara maju, Indonesia membutuhkan empat juta pengusaha baru. &#8220;Untuk menjadi negara industri maju, sebuah negara harus memiliki jumlah pengusaha minimal 2 persen dari populasi. Indonesia membutuhkan empat juta pengusaha baru dalam 25 tahun ke depan untuk sejajar dengan negara industri maju,&#8221; ujarnya. Bahkan, Jepang, Singapura, Amerika, Korea, bahkan sekarang Tiongkok dan Malaysia memiliki pengusaha 5-15% atas populasi penduduk,&#8221; kata Erwin pada pembukaaan HIPMI Expo 2009 di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta pekan silam. Erwin menambahkan, upaya mencetak empat juta pengusaha baru itu realistis asalkan mendapat dukungan dari berbagai pihak. Menurutnya, kendati semangat kewirausahaan sudah mulai bergulir di kalangan generasi muda, HIPMI menilai semua komponen masyarakat harus lebih serius mendukung para mahasiswa dan pemuda yang ingin menempuh karir jalur bisnis. &#8220;Baik pendidikan di sekolah, keluarga, perbankan, birokrasi maupun lembaga keagamaan harus mengkondusifkan dan mencitakan budaya kewirausahaan,&#8221; tandas Erwin. Menurut Ismail, kehadiran jutaan pengusaha baru di Indonesia pasti berdampak sangat besar. &#8220;Yang pasti, ekonomi tumbuh, daya beli masyarakat meningkat, produk domestik bruto (PDB) pasti bakal naik dan jutaan pengangguran akan terserap. Dengan demikian, dampaknya tidak hanya bersifat ekonomi, tapi juga sosial,&#8221; tandas Muhammad Ismail. (ant/gor)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/premansholeh.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/premansholeh.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/premansholeh.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/premansholeh.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/premansholeh.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/premansholeh.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/premansholeh.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/premansholeh.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/premansholeh.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/premansholeh.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/premansholeh.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/premansholeh.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/premansholeh.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/premansholeh.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=premansholeh.wordpress.com&amp;blog=8160308&amp;post=63&amp;subd=premansholeh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://premansholeh.wordpress.com/2009/08/28/zahir-internasional-dan-universitas-siap-cetak-pengusaha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/65eceb8695586b749dff04938cd96ec4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">premansholeh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengingat Mimpi Bisa Tingkatkan Kreativitas</title>
		<link>http://premansholeh.wordpress.com/2009/08/19/mengingat-mimpi-bisa-tingkatkan-kreativitas/</link>
		<comments>http://premansholeh.wordpress.com/2009/08/19/mengingat-mimpi-bisa-tingkatkan-kreativitas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 01:36:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>premansholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kejiwaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://premansholeh.wordpress.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, Pernahkah Anda bermimpi tapi samar-samar terlihat dan tidak begitu mengingatnya setelah terbangun? Atau mungkin Anda termasuk orang yang mengingat dengan jelas mimpi yang baru saja dilihat? Jelas atau tidaknya mimpi ternyata ada kaitannya dengan kemampuan seseorang dalam berbagai hal. Mimpi terdiri dari tingkatan dan jenis yang berbeda-beda. Dalam hirarki mimpi, lucid dream atau mimpi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=premansholeh.wordpress.com&amp;blog=8160308&amp;post=60&amp;subd=premansholeh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta,</strong> Pernahkah Anda bermimpi tapi samar-samar terlihat dan  tidak begitu mengingatnya setelah terbangun? Atau mungkin Anda termasuk orang  yang mengingat dengan jelas mimpi yang baru saja dilihat? Jelas atau tidaknya  mimpi ternyata ada kaitannya dengan kemampuan seseorang dalam berbagai  hal.</p>
<p>Mimpi terdiri dari tingkatan dan jenis yang berbeda-beda. Dalam  hirarki mimpi, lucid dream atau mimpi yang jelas berada pada level tertinggi  sebuah mimpi.</p>
<p>Studi baru-baru ini menyebutkan bahwa mimpi yang jelas  dapat membantu meningkatkan keahlian memecahkan masalah, kreativitas, mengatasi  rasa takut, meningkatkan percaya diri. Para pemimpi itu pun bahkan dilaporkan  bisa mengalami pengalaman orgasme selama tidurnya.</p>
<p>Dikutip dari  <em>Huffingtonepost,</em> Rabu (19/8/2009), para ahli dan peneliti mimpi di New  York menyebutkan bahwa mimpi jenis itu juga bisa meningkatkan kesadaran dan  menangani stres atau konflik dalam hidupnya.</p>
<p>Tidak hanya mimpi di malam  hari, Sara Mednick, seorang psikolog dari UC San Diego dan juga pengarang &#8216;Take  a Nap, Change Your Life&#8217; mengatakan bahwa tidur siang yang bermimpi akan membuat  seseorang lebih kreatif dan meningkatkan kemampuannya dalam mencari  solusi.</p>
<p>Menurut Sara, pria ternyata lebih sering mendapatkan mimpi yang  jelas ketimbang wanita. Hal ini dikarenakan pria memiliki kemampuan mengontrol  dengan baik dan juga kemampuan memulai sesuatu yang lebih baik daripada  wanita.</p>
<p>Seorang peneliti mimpi, Ryan Hurd pun mengaku dirinya sering  mendapatkan mimpi yang jelas dan menyebutkan bahwa memaknai suatu mimpi bisa  meningkatkan kemampuannya terutama dalam pekerjaan, hubungan percintaan dan  mengasah kreativitas.</p>
<p>Sebuah mimpi akan terlihat sangat nyata dan jelas  ketika seseorang fokus pada sesuatu yang memang menjadi perhatiannya saat itu.  Dari mimpi, seseorang sebenarnya bisa mendapat pelajaran atau bahkan suatu ide  cemerlang.</p>
<p>Mereka yang mengingat mimpinya dengan jelas kemudian akan  menerapkan ide atau pelajaran yang didapatnya dari mimpi tersebut ke dalam  kehidupannya sehari-hari, sehingga ia akan lebih kreatif dan cerdas.</p>
<p>Pria  dan wanita sebenarnya bisa menggunakan mimpi untuk meningkatkan kemampuan emosi  dan intelegensinya. Belajar dari mimpi akan membuat seseorang sukses dalam  karir, olahraga, dan lain-lain.</p>
<p>Menariknya, bermain video game ternyata  bisa meningkatkan kemampuan bermimpi seseorang. Meskipun bermain video game  tidak terlalu baik untuk kesehatan, tapi psikolog mimpi, Jayne Gackenbach  mengatakan sesekali tidak ada salahnya.</p>
<p>Menurut Jayne, bermimpi seperti  sebuah permainan berkemah dan training dunia maya yang dilengkapi dengan  fantasi. Jadi teruslah bermimpi dan tingkatkan kreativitasmu.</p>
<p>http://health.detik.com/read/2009/08/19/080808/1185334/766/mengingat-mimpi-bisa-tingkatkan-kreativitas</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/premansholeh.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/premansholeh.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/premansholeh.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/premansholeh.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/premansholeh.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/premansholeh.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/premansholeh.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/premansholeh.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/premansholeh.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/premansholeh.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/premansholeh.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/premansholeh.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/premansholeh.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/premansholeh.wordpress.com/60/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=premansholeh.wordpress.com&amp;blog=8160308&amp;post=60&amp;subd=premansholeh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://premansholeh.wordpress.com/2009/08/19/mengingat-mimpi-bisa-tingkatkan-kreativitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/65eceb8695586b749dff04938cd96ec4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">premansholeh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penyebab Anak Mencontek di Sekolah</title>
		<link>http://premansholeh.wordpress.com/2009/08/19/penyebab-anak-mencontek-di-sekolah/</link>
		<comments>http://premansholeh.wordpress.com/2009/08/19/penyebab-anak-mencontek-di-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 01:33:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>premansholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kejiwaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://premansholeh.wordpress.com/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, Banyak anak yang tergiur untuk mencontek meskipun hanya sekali. Beberapa anak setelah mencontek sekali merasa bersalah dan tidak mengulanginya lagi, sementara beberapa anak yang lain bisa ketagihan dan merasa hal ini sangat berguna. Sayangnya, beberapa anak yang sudah mulai mencontek susah untuk berhenti. Beberapa anak mencontek karena anak-anak tersebut terlalu sibuk atau malas, jadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=premansholeh.wordpress.com&amp;blog=8160308&amp;post=57&amp;subd=premansholeh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta,</strong> Banyak anak yang tergiur untuk mencontek meskipun  hanya sekali. Beberapa anak setelah mencontek sekali merasa bersalah dan tidak  mengulanginya lagi, sementara beberapa anak yang lain bisa ketagihan dan merasa  hal ini sangat berguna. Sayangnya, beberapa anak yang sudah mulai mencontek  susah untuk berhenti.</p>
<p>Beberapa anak mencontek karena anak-anak tersebut  terlalu sibuk atau malas, jadi anak-anak ingin mendapatkan nilai yang bagus  tanpa menghabiskan banyak waktu untuk belajar. Beberapa anak yang lain mungkin  merasakan tidak bisa melewati ujian tanpa mencontek, tapi tetap saja mencontek  bukanlah ide yang bagus.</p>
<p>Jika anak sakit atau ada keperluan dimalam  sebelumnya sehingga tidak sempat belajar, maka sebaiknya dibicarakan dengan sang  guru. Namun, jika anak tidak memiliki waktu yang cukup untuk belajar karena  aktivitas yang banyak, sebaiknya orang tua mulai memilih mana aktivitas yang  penting dan mana yang bisa ditinggalkan terlebih dahulu.</p>
<p>Anak-anak yang  mencontek akan takut jika tertangkap oleh gurunya. Meskipun tertangkap atau  tidak, anak-anak ini mungkin akan merasa bersalah, malu atau serba salah.  Walaupun merasa baik-baik saja atau tidak tertangkap basah, tapi bukan berarti  semuanya baik-baik saja.</p>
<p>Anak yang ketahuan mencontek, akan membuat  kecewa orang-orang disekitarnya seperti orang tua dan gurunya. Orang tua  biasanya akan khawatir bahwa sang anak nantinya tidak akan bisa menjadi orang  yang jujur.</p>
<p>&#8220;Selalu mengecewakan ketika mengetahui ada anak yang  mencontek karena itu berarti sang anak tidak percaya dengan dirinya sendiri dan  lebih memilih mempercayai orang lain,&#8221; ujar Karen McCalley, seorang guru bahasa  inggris di New Jersey, seperti dikutip oleh <em>Kidshealth</em>, Selasa  (18/8/2009).</p>
<p>Anak yang terbiasa mencontek merupakan salah satu jalan  untuk mengajarkannya menjadi orang yang tidak jujur. Terdapat banyak alasan  mengapa anak ada yang tidak mencontek, tapi hampir kebanyakan anak pernah  mencontek.</p>
<p>Mencontek bisa menjadi suatu kebiasaan yang buruk, sebaiknya  bicarakan dengan anak masalah apa yang menyebabkan anak menjadi suka mencontek.  Jika memang akibat terlalu banyaknya kegiatan yang diikutinya sehingga membuat  dirinya tidak punya waktu untuk belajar, maka mulailah menguranginya atau bisa  juga dengan memberikan les pribadi pada mata pelajaran yang memang kurang  dikuasai oleh sang anak.</p>
<p>Pilihlah mainan yang mengutamakan keadilan dan  mengharuskan pemainnya untuk jujur sehingga bisa membantu anak terbebas dari  kebiasaan mencontek dan pasti akan membuatnya bangga.</p>
<p>Jadi, mulailah  untuk mengajarkan anak Anda berlaku jujur yang bisa dimulai dengan tidak  mencontek di sekolah. Karena anak akan memiliki kebanggan tersendiri dengan apa  yang telah dilakukannya.</p>
<p>http://health.detik.com/read/2009/08/18/171106/1185107/764/penyebab-anak-mencontek-di-sekolah</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/premansholeh.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/premansholeh.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/premansholeh.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/premansholeh.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/premansholeh.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/premansholeh.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/premansholeh.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/premansholeh.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/premansholeh.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/premansholeh.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/premansholeh.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/premansholeh.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/premansholeh.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/premansholeh.wordpress.com/57/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=premansholeh.wordpress.com&amp;blog=8160308&amp;post=57&amp;subd=premansholeh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://premansholeh.wordpress.com/2009/08/19/penyebab-anak-mencontek-di-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/65eceb8695586b749dff04938cd96ec4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">premansholeh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Data collection via mobile phone</title>
		<link>http://premansholeh.wordpress.com/2009/08/11/data-collection-via-mobile-phone/</link>
		<comments>http://premansholeh.wordpress.com/2009/08/11/data-collection-via-mobile-phone/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2009 05:57:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>premansholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[ICT]]></category>
		<category><![CDATA[Mobile Tehnology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://premansholeh.wordpress.com/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[A new tool available called FrontlineForms could help collect health, agricultural, and human rights data via a mobile phone network in many parts of the world. Ken Banks is the man behind one of the most interesting and useful mobile phone tools I&#8217;ve ever written about: FrontlineSMS. Ken jokingly and lovingly calls it &#8220;software with [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=premansholeh.wordpress.com&amp;blog=8160308&amp;post=54&amp;subd=premansholeh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>A new tool available called FrontlineForms could help collect health, agricultural, and human rights data via a mobile phone network in many parts of the world.</strong></p>
<p>Ken Banks is the man behind one of the most interesting and useful mobile phone tools I&#8217;ve ever written about: FrontlineSMS. Ken jokingly and lovingly calls it &#8220;software with an attention deficit disorder.&#8221; He&#8217;s not helping, because he just keeps adding new features. The latest one is something called FrontlineForms. If FrontlineSMS turns a mobile phone network into a mass messaging system, then FrontlineForms is designed to turn that same network into a mass data collection and storage system.</p>
<p>Banks, in 2004, was working in South Africa with a project around Kruger National Park.  He was trying to help the park find ways to communicate with local communities.  It was just at that point when cellular phones started to get into the hands of people.  Kruger National Park wanted to use them to reach out and engage with the locals.  He looked around and didn&#8217;t see any phone-based tools to help the park officials do that.  In 2005, he created a prototype called Frontline SMS.</p>
<p>&#8220;Frontline SMS is a piece of software, which is downloadable off of the internet, which turns a laptop computer and a mobile phone or modem into a two-way group messaging hub.  Once and NGO has the software on their computer, they can add in contacts of people they are trying to communicate with, whether they are farmers or health-care workers or human rights reporters, and then send out group messages to those people, and also get messages back all via SMS.  There is no need for the internet to use it.&#8221;</p>
<p>Banks says that a number of the users were asking about data collection &#8212; the tool&#8217;s transistion from messaging to that seems logical.  Users design the for for their needs and send it out via SMS to those in the field.  Recipients view it on their mobile phones, complete the forms, and send it back to the headquarters for analysis and collection.</p>
<p>The service now has language support for Swahili, Chinese, Protugeuse, Spanish, French, English, Hindi, Ethiopian, and Arabic among others.  This is especially important as the technology gets deployed into more non-English speaking areas.  It may sound like small potatoes, but in many parts of the world, it could help collect health data, agricultural data, and even human rights data.</p>
<p>PRI&#8217;s &#8220;The World&#8221; is a one-hour, weekday radio news magazine offering a mix of news, features, interviews, and music from around the globe. &#8220;The World&#8221; is a co-production of the BBC World Service, PRI and WGBH Boston.</p>
<p><a href="http://www.pri.org/business/social-entrepreneurs/frontline-forms-data-collection.html">http://www.pri.org/business/social-entrepreneurs/frontline-forms-data-collection.html</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/premansholeh.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/premansholeh.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/premansholeh.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/premansholeh.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/premansholeh.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/premansholeh.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/premansholeh.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/premansholeh.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/premansholeh.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/premansholeh.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/premansholeh.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/premansholeh.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/premansholeh.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/premansholeh.wordpress.com/54/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=premansholeh.wordpress.com&amp;blog=8160308&amp;post=54&amp;subd=premansholeh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://premansholeh.wordpress.com/2009/08/11/data-collection-via-mobile-phone/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/65eceb8695586b749dff04938cd96ec4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">premansholeh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa perbedaan pelaku usaha kecil, entrepreneur tradisional, dan teknopreneurship?</title>
		<link>http://premansholeh.wordpress.com/2009/08/11/apa-perbedaan-pelaku-usaha-kecil-entrepreneur-tradisional-dan-teknopreneurship/</link>
		<comments>http://premansholeh.wordpress.com/2009/08/11/apa-perbedaan-pelaku-usaha-kecil-entrepreneur-tradisional-dan-teknopreneurship/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2009 23:36:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>premansholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://premansholeh.wordpress.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Usaha Kecil Motivasinya bekerja sendiri, lebih ke pesonaliti pemilik dan biasanya memiliki ide-ide khusus Kepemilikan biasanya langsung dari pendiri atau dengan rekan bisnis Gaya manajerial lebih hanya ke trial and error dan masih sering menghindari resiko, juga arus kas keuangan masih stabil Kepemimpinan dari usaha kecil memiliki hubungan baik dengan bawahan, saling berkolaborasi, dan biasanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=premansholeh.wordpress.com&amp;blog=8160308&amp;post=48&amp;subd=premansholeh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Usaha Kecil</strong></p>
<ul>
<li>Motivasinya bekerja sendiri, lebih ke pesonaliti pemilik dan biasanya memiliki ide-ide khusus</li>
<li>Kepemilikan biasanya langsung dari pendiri atau dengan rekan bisnis</li>
<li>Gaya manajerial lebih hanya ke trial and error dan masih sering menghindari resiko, juga arus kas keuangan masih stabil</li>
<li>Kepemimpinan dari usaha kecil memiliki hubungan baik dengan bawahan, saling berkolaborasi, dan biasanya sering menghasilkan kemenangan kecil</li>
<li>Inovasi dari usaha kecil memerlukan waktu yang lama sesuai dengan tanggung jawab pemilik</li>
<li>Outsourcing atau jaringan kerja usaha kecil masih sederhana dan jika lobi bisnis biasanya langsung ke pemilik</li>
<li>Potensi pertumbuhan stabil</li>
<li>Target pasar local dan melakukan penekanan biaya</li>
</ul>
<p> </p>
<p><strong>Entrepreneur Tradisional</strong></p>
<ul>
<li>Motivasi lebih ke banyak konsep dan ide, eksploitasi banyak kesempatan dan akumulasi kekayaan</li>
<li>Kepemilikan berada di saham pengendali dengan keuntungan yang maksimal</li>
<li>Gaya manajerial yang professional dan mau menerima resiko</li>
<li>Kepemimpinan dengan otoritas tinggi</li>
<li>Inovasi bukan prioritas utama, namun mengandalkan franchise dan lisensi</li>
<li>Outsourcing penting, namun saying sulit mendapatkan tenaga ahli</li>
<li>Potensi pertumbuhan menggunakan proteksi, monopoli, oligopoly, sehingga pertumbuhan secara global lambat</li>
<li>Target pasar lebih ke nasional dan memakan waktu lama</li>
</ul>
<p> </p>
<p><strong>Teknopreneur</strong></p>
<ul>
<li>Motivasi demi kesuksesan dengan teknologi baru, penuh kompetisi dan resiko</li>
<li>Kepemilikan berasal dari saham kecil hingga besar</li>
<li>Gaya manajerial dengan pengalaman terbatas, namun fleksibel, dan memiliki semangat inovasi yang berkelanjutan</li>
<li>Kepemimpinan selalu menghargai kontribusi dan pencapaian, juga berjuang secara kolektif</li>
<li>Dalam inovasi selalu menjadi pemimpin dalam riset, IT dan biotek global, plus kecepatan peluncuran produk ke pasar</li>
<li>Berkembang bersama dalam satu tim outsourcing</li>
<li>Potensi pertumbuhan sangat besar karena selalu mengakuisisi teknologi dan pasar berubah seiring teknologi baru</li>
<li>Target pasar global dan mendidik konsumen teknologi baru</li>
</ul>
<p> </p>
<p>Teknopreneurship sudah seharusnya didorong pengembangannya oleh pemerintah. Hanya dengan bertambahnya jumlah mereka itulah, maka bangsa Indonesia akan mampu menjadi bangsa yang bersaing pada tataran persaingan global. Teknopreneur tidak sekedar ‘menjual’ barang komoditas ataupun barang industri yang persaingan pasarnya relative ketat. Mereka menjual produk inovatif yang mampu menjadi subsitusi maupun komplemen dalam kemajuan peradaban manusia.</p>
<p>Diambil dari buku “Entrepreneurship Membangun Spirit Teknopreneurship”<br />
Pengarang : Ir. Arman Hakim Nasution dkk.<br />
Penerbit Andi (www.andipublisher.com )</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/premansholeh.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/premansholeh.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/premansholeh.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/premansholeh.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/premansholeh.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/premansholeh.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/premansholeh.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/premansholeh.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/premansholeh.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/premansholeh.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/premansholeh.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/premansholeh.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/premansholeh.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/premansholeh.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=premansholeh.wordpress.com&amp;blog=8160308&amp;post=48&amp;subd=premansholeh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://premansholeh.wordpress.com/2009/08/11/apa-perbedaan-pelaku-usaha-kecil-entrepreneur-tradisional-dan-teknopreneurship/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/65eceb8695586b749dff04938cd96ec4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">premansholeh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dukungan Umat akan Percepat Gerakan Ekonomi Syariah</title>
		<link>http://premansholeh.wordpress.com/2009/08/11/dukungan-umat-akan-percepat-gerakan-ekonomi-syariah/</link>
		<comments>http://premansholeh.wordpress.com/2009/08/11/dukungan-umat-akan-percepat-gerakan-ekonomi-syariah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2009 23:31:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>premansholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://premansholeh.wordpress.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[PASURUAN&#8211;Momentum kegagalan sistem ekonomi kapitalis yang mengantar dunia ke dalam krisis keuangan global dewasa ini, memberi peluang berkembangnya sistem ekonomi syariah. Demikian ditegaskan Prof.Dr.Amiur Nuruddin, Dewan Pakar DPP Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dalam paparannya pada Dialog Pengembangan Wawasan Multikultural antarpemimpin dan pemuka agama Islam pusat dan daerah di Pasuruan, (6/8). Sekitar 30 pemuka agama Islam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=premansholeh.wordpress.com&amp;blog=8160308&amp;post=45&amp;subd=premansholeh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PASURUAN&#8211;Momentum kegagalan sistem ekonomi kapitalis yang mengantar dunia ke dalam krisis keuangan global dewasa ini, memberi peluang berkembangnya sistem ekonomi syariah. Demikian ditegaskan Prof.Dr.Amiur Nuruddin, Dewan Pakar DPP Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dalam paparannya pada Dialog Pengembangan Wawasan Multikultural antarpemimpin dan pemuka agama Islam pusat dan daerah di Pasuruan, (6/8).</p>
<p>Sekitar 30 pemuka agama Islam dari pusat mengikuti safari dialog yang berlangsung tiga hari di Surabaya dan Pasuruan ini. Mereka antara lain dari Muhammadyah, NU, MUI, Dewan Masjid Indonesia, Dewan Dakwah Islam Indonesia dan lainnya.</p>
<p>&#8221;Dukungan umat Islam jelas akan mempercepat gerakan ekonomi syariah, bukan saja dalam batas pertimbangan emosional, namun yang lebih penting lagi melalui ;pilihan rasional,&#8221; kata Amiur.</p>
<p>Dikatakannya, para pemimpin dan pemuka agama islam ini perlu untuk menyatukan visi dan misi bersama dalam mengemban amanah dakwah dan dalam upaya peningkatan pemberdayaan ekonomi umat. &#8221;Khususnya peningkatan kerjasama nyata dalam menanggulangi masalah-masalah kemiskinan dan kebodohan,&#8221; katanya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/premansholeh.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/premansholeh.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/premansholeh.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/premansholeh.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/premansholeh.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/premansholeh.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/premansholeh.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/premansholeh.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/premansholeh.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/premansholeh.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/premansholeh.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/premansholeh.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/premansholeh.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/premansholeh.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=premansholeh.wordpress.com&amp;blog=8160308&amp;post=45&amp;subd=premansholeh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://premansholeh.wordpress.com/2009/08/11/dukungan-umat-akan-percepat-gerakan-ekonomi-syariah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/65eceb8695586b749dff04938cd96ec4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">premansholeh</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
